
YOGYAKARTA — LAZISMU Umbulharjo menyalurkan bantuan melalui kegiatan tasyaruf kepada 40 warga penerima manfaat pada Jumat, 30 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Mataram, Pakel Baru, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, ini dikemas bersama pengajian yang disampaikan oleh Saijan, Kepala SD Muhammadiyah Warungboto Yogyakarta.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata semangat ta’awun atau tolong-menolong dalam kebaikan melalui penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kepala LAZISMU Umbulharjo, Alif Via Kusumaningrum, menjelaskan bahwa 40 penerima manfaat tersebut tersebar di sejumlah wilayah Kemantren Umbulharjo. Sebelum bantuan disalurkan, LAZISMU Umbulharjo terlebih dahulu melakukan survei untuk memastikan kelayakan calon penerima manfaat.
“Yang tersebar di beberapa wilayah Umbulharjo,” ujar Via.
Ia menjelaskan bahwa proses survei dilakukan untuk memperoleh data calon penerima manfaat, termasuk masyarakat yang telah menjadi bagian dari pembinaan LAZISMU Umbulharjo.
“Ada data-datanya. Kemudian juga beliau termasuk binaan kami,” ungkapnya di Masjid Mataram.
Prioritaskan Warga yang Membutuhkan

Dalam pelaksanaan program tasyaruf, LAZISMU Umbulharjo memprioritaskan masyarakat kurang mampu di wilayah Umbulharjo. Meski demikian, bantuan juga dapat diberikan kepada masyarakat di luar wilayah tersebut apabila dinilai benar-benar membutuhkan berdasarkan pertimbangan yang dilakukan.
“Ada beberapa yang bukan wilayah Umbulharjo, namun benar-benar membutuhkan,” jelas Via.
Ke depan, LAZISMU Umbulharjo berencana memperluas jangkauan penerima manfaat agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah.
“Insyaallah rencana ingin memperluas penerima manfaatnya. Jadi, tidak hanya 40 mustahik mitra kami, tapi ingin bisa lebih (jumlahnya),” tuturnya.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen LAZISMU Umbulharjo untuk mengembangkan program kemanusiaan yang lebih luas, terarah, dan berkelanjutan.
Perkuat Kolaborasi dan Keberlanjutan Program Ta’awun
Selain kegiatan tasyaruf di Masjid Mataram, LAZISMU Umbulharjo juga melaksanakan penyaluran bantuan secara rutin di Masjid Mujahidin. Menurut Via, kegiatan tersebut biasanya diselenggarakan sebulan sekali pada malam Jumat dan dirangkaikan dengan kegiatan mengaji Surah Al-Kahfi.
“Jadi, memang diperluas penerima manfaatnya,” tambahnya.
Untuk memperkuat pelaksanaan program, LAZISMU Umbulharjo berkomitmen menjalin kolaborasi berkelanjutan dengan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Umbulharjo dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Umbulharjo.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan penyaluran bantuan sekaligus memperkuat syiar Muhammadiyah melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Via juga berharap program penyaluran bantuan dapat terus berlanjut, sebagaimana kegiatan tasyaruf beras yang sebelumnya dilaksanakan melalui ranting-ranting.
“Jadi, dana zakat ini bisa semakin luas penerima manfaatnya. Kalau kemarin kan kita sempat tasyaruf yang beras per ranting itu. Harapannya juga nantinya bisa berlanjut untuk menyebarluaskan kebermanfaatannya dan syiar Muhammadiyah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PCM Umbulharjo, Safroni Syarifuddin, berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat penerima bantuan.
Ia berharap kegiatan semacam ini menjadi ikhtiar bersama dalam menjaga kepedulian sosial dan memperkuat semangat saling membantu di tengah masyarakat.
Pengajian Mengajak Jamaah Mensyukuri Nikmat Allah

Rangkaian kegiatan tasyaruf juga diisi dengan pengajian yang disampaikan oleh Saijan, Kepala SD Muhammadiyah Warungboto Yogyakarta. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan jamaah tentang pentingnya memanfaatkan waktu dengan baik karena waktu yang telah berlalu tidak dapat kembali.
“Kalau sudah berlalu tidak akan kembali,” tuturnya.
Ia mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan serta menghargai kesempatan yang masih dimiliki untuk melakukan kebaikan.
“Kalau orang tidak bersyukur maka Allah akan berikan keadaan yang selalu kurang,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa rasa syukur perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui kepedulian terhadap sesama dan kesediaan untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.
Perluas Manfaat Zakat, Infak, dan Sedekah
Melalui program tasyaruf dan pembinaan yang berkelanjutan, LAZISMU Umbulharjo berupaya memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat. Penyaluran bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan penerima manfaat sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial.
LAZISMU Umbulharjo menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. Semoga setiap kebaikan yang dititipkan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT, menjadi amal jariyah, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang menerima bantuan.
Dengan semangat ta’awun dan kolaborasi, LAZISMU Umbulharjo berkomitmen untuk terus mengembangkan program kemanusiaan agar manfaat dana zakat, infak, dan sedekah dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Aamiin.
Ada Pertanyaan?
Silahkan hubungi admin atau kunjungi media sosial kami

