
Pada Minggu 14 Desember 2025 PCM Umbulharjo bekerjasama dengan SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta menyelenggarakan pengajian tabligh akbar sekaligus penggalangan dana untuk saudara kita yang terdampak musibah banjir dan tanah longsor terutama di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pengajian akbar ini dihadiri oleh seribu kader Muhammadiyah yang ada di wilayah Yogyakarta khususnya Umbulharjo sekitarnya. Pengajian dimuali pukul 07.00 Wib sampai pukul 10.00 Wib. Adapun rangkaian acaranya dimulai dengan penampilan anak-anak TPA kemudian dilanjut dengan sambutan-sambutan dan sekaligus penggalangan dana yang dibantu oleh anak-anak KKN dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Dalam penggalangan dana ini PCM Umbulharjo melibatkan LAZISMU Umbulharjo.
Setelah acara penggalangan dana bencana alam acara dilanjut dengan pengajian yang disampaikan oleh Ustadz Dr.H. M. Ikhwan Ahada.,S.Ag., M.A (Ketua PWM DIY). Ustaz Ahada menyampaiakan bahwa menjadi wanita Islam dalam berkeluarga harus menjadi teman utk beribadah dan berdakwah dijalan Allah. Sebagai seorang Istri harus taat pada suami selama perintah itu tidak melanggar syariat yang Allah tetapkan. Sebagai seorang ibu mereka harus menjadi suri tauladan yang baik karena seorang ibu menjadi madrastul ula atau madrasah pertama bagi anak-anaknya.

Selain itu ada beberapa kriteria yang mencirikan karakter perempuan berkemajuan diantaranya yaitu;
- Perempuan yang beriman dan bertakwa
- Perempuan yang selalu taat beribadah
- Perempuan yang memelihara akhlak karimah
- Perempuan yang berfikir tajdid atau pembaharu
- Perempuan yang bersikap wasatiyah atau moderat
- Perempuan yang amaliah salihah
- Perempuan yang bersikap inklusif atau terbuka
Sebagai perempuan Muslimah terlebih yang aktif di Persyarikatan Muhammdiyah maka harus punya rumus 4 M yaitu:
- Mengokohkan Iman
- Meluruskan ibadah
- Mengoptimalkan amal sholeh
- Menggembirakan dalam berjamaah /organisasi
Selanjutnya ciri orang Muhammadiyah yaitu :
- Ikhlas – amanah
- Akeh amal – ora wegah
- Tawakal – istiqomah
Demikian materi ceramah yang penulis ringkas dalam tulisan ini pada intinya Ustadz Ikhwan mengajak para kader Muhammadiyah untuk merasa gembira dalam ber-Muhammadiyah orang yang merasa bahagia maka dia akan mengerjakan dengan sikap tulus dan sungguh-sungguh tanpa pamrih.
Sebelum acara ditutup diumumkan jumlah uang donasi yang terkumpul sebesar Rp 8.047.700 rupiah. Acara ditutup dengan pembacaan doa yang di pimpin oleh Bapak H.Safroni dan diakhiri dengan sesi foto bersama.
Info lebih lanjut tentang kami

